Jumaat, 13 Januari 2012

Beberapa Tips Berobat di Lam Wah Ee Hospital Penang

Hi, teman-teman. Setelah sekian lama mencari informasi dan mengalami semuanya secara langsung, ingin rasanya berbagi informasi kepada teman-teman. Disini saya mau berbagi trik-trik simple yang bisa membuat perjalanan berobat kita lebih nyaman. Kebetulan informasi ini hanya untuk berobat di Lam Wah Ee Hospital Pulau Penang. Tapi mungkin kiatnya bisa disesuaikan dengan kota tempat berobat lainnya.
1. Uang
Untuk informasi, Penang sama saja dengan Jakarta atau Medan atau kota lainnya. Meski kriminal disini tidak terlalu tinggi, tapi ada saja terjadi. Syukurnya, saya tidak pernah mengalami kejadian buruk disini. Tetapi dari pemilik rumah saya dianjurkan untuk tetap berhati-hati dengan uang.
Untuk teman-teman yang membayar biaya perobatan dengan uang tunai, ada baiknya melakukan deposit di rumah sakit. Kalau pada hitungan akhir uang kita berlebih, nantinya akan dikembalikan pada hari terakhir perobatan. Sedang bila uang kita kurang pasti akan mereka katakana dengan laporan lengkap pengeluarannya.
Untuk teman-teman yang membayar biaya pengobatan dengan kartu kredit, ada baiknya kartu kredit dan kartu berobat di pisahkan dompetnya supaya hanya dibawa saat berobat. Untuk perjalanan lainnya cukup membawa dompet lain yang hanya berisi uang sekedarnya.
2. Passport
Disini kita juga tidak dianjurkan untuk membawa passport kemana pun kita pergi. Mungkin bisa bawa kartu identitas Indonesia saja mana tahu diperlukan. Karena kalau sampai kehilangan passport, urusannya bisa panjang.
3. Booking Tiket pesawat
Berdasarkan pengalaman, sulit sekali untuk kita memastikan tiket pulang yang pasti. Tidak jarang dokter meminta kita kembali keesokan harinya atau dua hari kemudian. Bila tiket kita Airasia, biasanya akan hangus dan harus membeli tiket baru. Yang kadang harganya bisa dua atau tiga kali lipat dari harga tiket sebelumnya.
Untuk teman-teman yang berangkat dari Jakarta tidak akan kesulitan bila hanya berangkat dengan tiket berangkat saja (one way ticket). Dan bisa membeli tiket pulang di penang saat sudah pasti tanggal pulangnya.
Sedang teman-teman yang berangkat dari Medan biasanya akan dipersulit karena “dipaksa” punya tiket pulang. Saya pernah berkeras di Polonia Medan karena memang tidak pasti tanggal pulangnya dan akhirnya diijinkan terbang dengan menunjukkan bukti-bukti yang ada.
Tapi bila ingin lebih mudah, Wings Air dan Sriwijaya Airline bisa jadi pilihan lainnya. Untuk Sriwijaya, kita bisa open tanggal pulang. Sedang untuk Wings dari Lion Air, kita akan dikenakan denda yang besarnya berbeda-beda. Semakin cepat kita melapor untuk mengundur atau mempercepat tanggal keberangkatan kita, dendanya akan semakin kecil pula.
Untuk penggantian tanggal tiket, teman-teman bisa meminta bantuan customer service rumah sakit. Akan dibantu dengan senang hati dan tidak dikenakan biaya apa pun. Denda perubahan tiket kita bayar di airport sebelum check in. Bila memina bantuan jasa orang di penginapan atau lainnya, biasanya kita dikenakan biaya sampai RM50 hanya untuk mengganti tiket. Tidak termsuk denda dari perusahaan penerbangan.
4. Register Patient
Register sangat menentukan urutan pasien bertemu dengan dokter. Register pasien dimulai sekitar jam 6:30 pagi setiap hari. Tapi jangan kaget bila beberapa orang biasanya sudah antri sejak pukul 6 pagi. Meski nomor sudah keluar mulai 6:30, counter baru buka sekitar jam 7 pagi. Disana anda diminta member nomor register yang anda dapat tadi dan kartu berobat. Kemudian anda bisa kembali jam 9:30 untuk bersiap bertemu dokter. Biasanya nurse akan memanggil nama kita untuk member nomor giliran bertemu dr. Ng.
Ada baiknya untuk register pagi karena semakin pagi kita mendaftar, semakin cepat kita selesai. Dan biasanya mood dokter juga masih sangat baik. Saya pernah register nomor 4 di pagi hari dan dapat giliran no 4 di dr Ng. artinya tiga orang di depan saya tadi pagi semua pasien dr Ng!! ada juga pasien yang daftar jam 8 pagi, dapat nomor 18.
Meski menurut jadwal dr Ng mulai buka praktek jam 10 pagi,itu jarang sekali terjadi. Karena banyak prosedur lain yang juga harus dilakukannya pagi hari. Seperti ada yang mau opu atau et. Informasi, dr Ng hanya menerima pasien baru hari Senin, Rabu dan Kamis. Sedang hari lainnya hanya untu operasi atau pasien yang khusus diminta datang hari itu.
Jadi ada baiknya datang sehari sebelum jadwal atau rencana berobat. Pilihan lain, anda juga bisa bertanya dengan pemilik tempat anda menginap untuk membantu register pagi hari. Ada beberapa orang yang bisa melakukannya. Ada yang meminta imbalan, ada yang menganggap itu sebagai service. Sebaiknya dibicarakan untuk menghindari salah paham.
Atau, anggap saja sebagai olah raga pagi sambil “mampir”register di rumah sakit.
5. Penginapan
Masalah penginapan merupakan masalah yang sangat penting dalam proses bayi tabung. Kenyamanan dan kebersihan tempat tinggal sangat penting. 
Harga kamar bervariasi, mulai RM40-50. Tergantung fasilitas dan lokasi. Biasanya mereka memberi discount untuk pasient bayi tabung karena umumnya akan tinggal lebih lama dari pasien lainnya. Sebaiknya dibicarakan dan ada deal lebih dahulu sebelum tinggal.
Saran saya, jangan sungkan bertanya dengan teman-teman sesama pasien bagaimana tempat tinggalnya dan apa saja fasilitasnya. Bagaimana karakter pemilik rumahnya juga penting karena biasanya kita butuh banyak bantuan dikemudian hari. Tidak ada salahnya mengunjungi dan melihat apartment yang ditawarkan sebelum deal dengan harga yang menggiurkan. Karena biasanya penyesalan yang ada. Selain nama-nama diatas, teman-teman juga bisa bertanya dengan sesame pasien lainnya di ruang tunggu. Selain mencari teman senasib, bisa tukar informasi penginapan.
Selain itu teman-teman juga akan bertemu dengan beberapa orang di ruang tunggu rumah sakit yang biasanya memberi kartu nama dan menawarkan penginapannya. Tidak ada salahnya untuk sekedar mengecek dan membuat perbandingan. Disini, kita tidak pernah terikat. Dan pembayaran dilakukan saat kita akan keluar jadi kalau ternyata keadaan tidak sesuai janji, teman-teman bisa saja mencari penginapan lain keesokan harinya!
6. Manfaatkan Fasilitas
Biasanya setiap pemilik apartment memiliki banyak relasi dengan fasilitas lainnya seperti membeli kartu telepon, isi pulsa, pesan taxi, tukar uang dan lainnya. Tidak ada salahnya untuk memanfaatkan fasilitas yang ada tetapi sebaiknya jangan langsung tergiur dengan semua angka yang mereka berikan. Untuk kartu telepon, kelebihan kartu mereka biasanya sudah teregister jadi bisa langsung dipakai, mungkin satu dua ringgit lebih mahal dari bandrol.
Untuk teman-teman yang mau nomor benar-benar baru, bisa langsung ke toko DIGi atau Maxis di toko eaton diseberang rumah sakit. Untuk DIGI ada kode untuk best Indonesia supaya biaya bicara kita jadi jauh lebih murah ke Indonesia dan untuk local sedikit lebih mahal. Ada baiknya manfaatkan sms untuk local.
Untuk penukaran uang, money changer di rumah sakit Lam Wah Ee terbilang tinggi nilainya. Bahkan kadang lebih tinggi dari tukaran uang di Medan atau airport. Sambil berobat tidak ada salahnya untuk sekedar cek pasaran tukar uang kalau mau tukar di tempat lain.
Meski umumnya masyarakat disini menggunakan taxi, tidak rugi mencoba menggunakan bus umum di Penang. Selain lebih murah, bus di Penang terbilang sangat nyaman. Dari Lam Wah Ee Hospital ke pusat kota (KOMTAR) hanya dikenai biaya RM1.40. dari Lam Wah Ee Hospital ke Gurney hanya RM 2 per orang.
Selain Jetty, KOMTAR merupakan terminal bus di Penang. Teman-teman bisa menemukan bus tujuan kemana saja dari KOMTAR.
Fasilitas lainnya yang bisa teman-teman manfaatkan adalah antar jemput rumah sakit- airport. Caranya simple sekali dan bisa menghemat lumayan. Kalau dihitung-hitung saya sudah menghemat beberapa ratus ringgit dengan fasilitas ini.
Untuk teman-teman yang mau datang ke Penang dan butuh jemputan di Bayan Lepas Penang ke LWEH, bisa menghubungi bapak Gunawan Gannies di 081 361 684 903. Biasanya teman-teman diminta sms nama, jadwal penerbangan, berapa orang, bertemu dr siapa.
Customer Service rumah sakit biasanya bisa membantu bila kita punya masalah. Jangan segan bertanya. Mulai dari peta, alamat, nomor bus atau apa pun. Kalau mereka tidak bisa membantu paling tidak mereka bisa member informasi kemana kita harus pergi untuk mendapat bantuan.
7. Nikmati Suasana
Sebelum tekapar di tempat tidur, tidak ada salahnya untuk menikmati suasana dan keindahan alam Penang. Supaya tidak strees! Buat teman-teman yang senang berbelanja, ada tiga pilihan yang bisa dikunjungi, Gurney Mall , KOMTAR, dan Queensbay Mall.
Gurney Mall merupakan tempat belanja yang paling terkenal di Penang. Selain lokasinya yang stategis, dikelilingi dengan banyak penginapan. Hamper semua brand terkenal ada di mall ini. Tapi, jika teman-teman mau mencoba mengunjungi Queensbay Mall, temapat ini jauh lebih besar dan lebih lengkap dari Gurney Mall. Bila teman-teman tinggal di daerah LWEH, Queensbay dan Gurney tidak jauh beda jarak tempuhnya, hanya saja berlainan arah (bahkan cukup menggunakan bus yang sama!).
Di KOMTAR, teman-teman bisa memilh belanja di beberapa mall yang ada disana. Di Peringin Mall (seperti Mangga Dua Jakarta), teman-teman bisa menemukan outlet store yang harganya jauh disbanding harga toko. Jadi pandai kita melihat-lihat sign yang dipajang. Sedang di 1 Avanue mall, tokonya lebih “elite” dan disana juga ada Carrefour. Selain Carrefour, teman-teman juga bisa mengunjungi GAMA di kawasan KOMTAR yang dikenal dengan harga sedikit lebih murah.
Kalau ternyata teman-teman bukan pencinta dunia mall, ada banyak pilihan kunjungan wisata di Pulau Penang yang bisa teman-teman kunjungi. Dapatkan brosur peta penang di bagian informasi rumah sakit. Mulai dari puluhan pilihan museum sampai dengan wisata alam.
Saya dan suami sempat pergi ke Teluk Bahang, pintu masuk Penang National Park. Malah sempat menyewa boat ke Pantai kerachut (menghindari jalalan kaki dan lelah). Disana kami mengunjungi tempat membiakan penyu hijau dan berbasah-basah di Tasik Meromiktik (Meromiktik lake) yang konon hanya ada dua di dunia. Di Australia dan penang. Di danau ini air laut dan air tawar bertemu dan tak pernah berbaur. Jadi di atas airnya selalu sejuk (tawar) dan di bawah hangat (laut). Danau hanya muncur dari bulan Mei sampai Oktober dan akan kering selama enam bulan. Hebat kan?! Perahu yang kami sewa juga sempat berhenti di peternakan ikan di tengah laut untuk melihat beberapa jenis ikan. Dan ikan buntal merupakan favorit suami saya!
Tidak perlu menghabiskan uang terlalu banyak, cari informasi bus ke tempat tujuan. Hamper semua tempat dapat kita raih dengan kendaraan umum disini. Bila ingin janjian dengan beberapa teman juga lebih baik, karena harga sewa boat sama dan bisa menampung sampai delapan orang. Kemarin saya bayar RM 2 ke dari Gurney ke teluk bahang dan pulangnya diminta RM 3.40 dari Teluk Bahang ke KOMTAR. Untuk sewa boat pulang pergi dan pemandu wisata, kami dikenai RM200. Bila hanya ingin ke Monkey Beach biayanya akan jauh lebih murah karena perjalanannya juga tidak sejauh Pantai karuchut.
Tidak tertarik ke Teluk Bahang? Cukup hentikan bus di Batu Feringgi yang terkenal dengan pantainya yang indah. Jangan bandungkan dengan pantai di depan Gurney Mall! Di Batu Feringgi pulaterletak semua penginapan terkenal seperti Hard Rock Café dan Hotel. Atau hamua sekedar bersantai di pantai yang bersih nan indah.
Bagaimana? Ternyata berobat tidak selalu harus menegangkan. Nikmati suasana hanya saja jangan sampai terlalu lelah. Tidak perlu mengunjungi semua tempat, cukup hanya merasa sedikit relax dan nyenyak tidur di malam hari. Jangan sampai merasa terperangkap di kamar kontrakan.
Selamat berjuang untuk memiliki keturunan sambil terus menikmati hidup. Calon anak kita di dalam kandungan pun pasti senang kalau ibunya senang. Fighting!(lia)

Rabu, 11 Januari 2012

Bayi Tabung Menjadi Pilihan Pertama

JAKARTA, KOMPAS.com - Teknologi reproduksi terbaru yang dikenal dengan bayi tabung dahulu sering dipandang sebagai pilihan terakhir bagi sejumlah pasangan suami isteri yang ingin segera mendapatkan buah hati. Padahal dengan indikasi yang nyata, tidak ada alasan bagi pasangan suami isteri yang punya masalah untuk menunda-nunda program bayi tabung.
"Pada saat ini pasangan dengan alasan yang nyata, bayi tabung dapat langsung menjadi pilihan pertama jika masalah yang didapat cukup berat," ujar dr. Sudirmanto, SpOG - KFER, Rumah Sakit Anak dan Bunda Harapan Kita, saat seminar awam "Harapan Baru Untuk Mendapatkan Buah Hati", Sabtu, (18/6/2011).
Selain bayi tabung, ada beberapa pilihan terapi, baik itu secara alamiah, obat-obatan, operasi dan inseminasi (memasukan sperma suami langsung kedalam rahim).
Menurut Sudirmanto, situasi pada wanita yang misalnya mengalami permasalahan kerusakan atau penyumbatan saluran indung telur (kiri kanan) dan sulit untuk diperbaiki kembali melalui operasi sebaiknya segera melakukan program bayi tabung. Begitu juga, pada pria dengan kualitas sperma yang sangat jelek atau dengan sperma yang tidak ada sama sekali atau biasa disebut azospermia, yang tidak mungkin bisa sembuh sekalipun dengan mengonsumsi obat-obatan.
"Pada keadaan demikian sebaiknya langsung saja deh ikut bayi tabung, nggak usah tunda-tunda," tegasnya.
Sudirmanto memaparkan, ada hal-hal lain yang juga dapat menjadi pertimbangan kapan seharusnya seorang pasangan mengikuti bayi tabung.
Pertama, saat dijumpai endometriosis derajat sedang samapai derajat berat yang sudah dioperasi dan diberikan obat-obatan akan tetapi belum berhasil hamil dalam waktu 6-12 bulan.
Kedua, saat dijumpai gangguan kesuburan yang tidak dapat ditentukan penyebabnya dan telah diobati beberapa kali dengan obat-obatan pemicu indung telur dan 3-4 kali inseminasi sperma ke dalam rahim namun juga tidak menghasilkan kehamilan.
Ketiga, saat dijumpai gangguan kesuburan pada wanita usia reproduksi lanjut (37 tahun) dan kegagalan inseminasi sperma ke dalam rahim yang berulang.
Keempat, saat dijumpai adanya gangguan kesuburan karena adanya masalah imunologi.
Kelima, saat dijumpai adanya gangguan kesuburan pada suami dan istri secara bersamaan.
Untuk mengetahui perlu tidaknya dilakukan program bayi tabung, Sudirmanto mengatakan, bahwa keputusan tetap berada di tangan dokter. Apabila indikasinya sudah nyata dan jelas, biasanya pasien akan diarahkan untuk mengikuti program bayi tabung.
Namun mengingat biaya yang dikeluarkan tidak sedikit, belum lagi tidak ada jaminan 100 persen kepastian keberhasilan untuk mendapatkan buah hati pascamelakukan bayi tabung, membuat sebagian pasangan masih berpikir ulang untuk melakukannya.

Artikel ini dipersembahkan oleh :

IVM, Teknik Bayi Tabung Lebih Menjanjikan

KOMPAS.com -  Infertilitas (ketidaksuburan) adalah kemampuan pasangan suami-istri untuk menjadikan istri hamil dan melahirkan anak hidup setelah melakukan hubungan seksual secara teratur dalam waktu satu tahun tanpa menggunakan alat kontrasepsi. Infertilitas dapat disebabkan oleh gangguan  sistem reproduksi pada suami, isteri atau keduanya.
Problem infertilias merupakan kebutuhan global, walaupun di beberapa negara perhatian masih ditujukan pada program family planning.  Di dalam  program demografi dan survey kesehatan WHO, diperkirakan bahwa tahun 2001, 167 juta (tidak termasuk China) pasangan di dunia yang menikah berumur 15-49 tahun mengalami infertilitas.  Dengan meningkatnya tingkat ekonomi suatu negara maka pelayanan layanan infertilitas juga cenderung meningkat.
IVF (In Vitro Fertilization), lebih populer dengan sebutan bayi tabung dikenal sejak beberapa dekade ini sebagai teknik canggih untuk menolong pasutri kurang subur untuk memperoleh anak bila cara-cara alami ataupun teknik kedokteran sederhana gagal.
Sampai saat ini jutaan bayi tabung telah dilahirkan di seluruh dunia dengan  teknik bayi tabung. Dari Indonesia sendiri, kurang lebih 2000 bayi tabung telah dilahirkan sejak teknik ini mulai dilakukan pada 1987.
IVM merupakan teknik terbaru dalam program bayi tabung dan sangat populer akhir-akhir ini. IVM merupakan singkatan dari In Vitro Maturation (In Vitro = didalam gelas; maturation = proses pematangan). Jadi pengertian IVM adalah teknik bayi tabung dengan mematangkan sel telur dilaboratorium sebelum dibuahi dan dipindahkan dalam bentuk embrio kedalam rahim.
Keberhasilan teknik IVM pada manusia pertama sekali dilaporkan pada tahun 1991 oleh Cha (Korea) dimana oosit diambil dari biopsi ovarium saat melakukan operasi sesar. Selanjutnya Trouson (Australia), pada tahun 2004 telah melaporkan kelahiran bayi IVM pada pasien dengan SOPK (sindroma ovarium polikistik).  Dengan bertambah baiknya teknik IVM terutama teknik kultur,  keberhasilan teknik IVM sekarang ini cukup memuaskan.
Tingkat keberhasilan yang sudah dicapai di beberapa negara, dilihat dari kehamilan kliniknya tercatat cukup tinggi.  Di Perancis  misalnya mencapai 18 %, Jepang 26,8 %, Skandinavia (Swedia dan Finlandia 22 %, Vietnam 27,6 % dan Kanada 28 %.
Di Asia tenggara teknik ini baru dilakukan di Vietnam sebagai negara pertama dan kemudian diikuti oleh Indonesia. Sedangkan dari Singapura, Malaysia dan Thailand belum ada publikasi/berita mengenai teknik IVM ini.
Prosedur IVM
Berbeda dengan teknik IVF di mana kepada istri harus diberikan pengobatan hormon yang harganya mahal selama beberapa minggu untuk menumbuhkan dan mematangkan sel telur pada indung telur, teknik IVM ini terbilang lebih sederhana.
Prosedurnya hanya dilakukan hanya pada satu siklus haid saja dan tidak atau sedikit sekali memerlukan pengobatan hormon.  Obat hormonal bisa saja diberikan dengan tiga kali penyuntikan dengan dosis yang sangat kecil atau bahkan tanpa pemberian obat sama sekali.
Kemudian pengambilan sel telur dilakukan dari folikel-folikel kecil dengan diameter kurang dari 10 mm, lalu sel telur imatur ini dimatangkan hingga 24-48 jam dalam medium biakan khusus dilaboratorium.
Selanjutnya sel telur yang matang dibuahi dengan sperma suami dengan teknik ICSI (intracytoplasmic sperm injection) yaitu dengan menyuntikkan 1 sperma kedalam sel telur. Transfer embrio dilakukan dengan memindahkan 2 atau 3 embrio pada hari ke2 atau 3 setelah prosedur ICSI. Terjadinya kehamilan dapat diketahui 2 minggu setelah transfer embrio.
Tujuan teknik IVM
Beberapa kelebihan dari IVM adalah cara dan lama pengobatan lebih sederhana dan singkat. Pasien tidak/sedikit sekali memerlukan pemberian obat hormon. Dengan demikian, biaya akan menjadi jauh lebih murah, pasien akan merasa lebih nyaman dan dapat terhindar efek samping yang dapat terjadi akibat pemberian hormon seperti :  bertambahnya berat badan, perut kembung, nyeri payudara, mual,  gangguan emosi, dan yang paling penting adalah menghindarkan terjadinya sindroma hiperstimulasi ovarium (SHO) yaitu respons ovarium yang berlebihan  yang dapat berakibat fatal akibat pemberian hormon.
Oleh karena itu IVM sangat bermanfaat pada pasien-pasien dengan ovarium polikistik/sindroma ovarium polikistik/sindrom ovarium polikistik yang mempunyai risiko tinggi terjadinya SHO.
Saat ini teknik IVM juga banyak dilakukan untuk pasien-pasien usia muda (kurang dari 35 tahun) dimana jumlah folikel cukup banyak.  IVM juga dilaporkan dapat menolong pasien-pasien yang berulang kali gagal dengan teknik bayi tabung yang biasa dilakukan.
Biaya IVM saat ini mencapai kisaran Rp 30 juta sampai Rp 40 juta. Jika dibandingkan IVF biasa yang mencapai kisaran Rp 50 jutaan, tentunya  tentunya IVM dapat dijadikan pertimbangan secara finansial.
Perkembangan teknik IVM di Indonesia
Keberhasilan bayi tabung dengan teknik IVM di Indonesia pertama kali dilaporkan oleh tim Family Fertility Center, RSIA Family Jakarta pada tahun 2009. Sampai saat ini tim FFC yang terdiri dari : dr Yuslam SpOG, dr Hadi SpOG, dr Malvin SpOG, Prof Soegiharto SpOG , dr Dianing dan dr Muchsin spPK  telah melakukan  protokol sebanyak 29 siklus dan menghasilkan 8 kehamilan dari 24 program dan 3 bayi telah dilahirkan.
Untuk menekan biaya dan meningkatkan keberhasilan bayi tabung, dalam waktu dekat ini tim FFC akan menerapkan Natural IVM (IVM alamiah, tanpa memberikan obat untuk stimulasi ovarium) serta simpan beku sel telur.
Teknik IVM dimasa datang
Salah satu masalah penting dalam penerapan program bayi tabung di seluruh dunia terutama dinegara sedang berkembang seperti Indonesia adalah biaya obat-obatan dalam program bayi tabung  yang sangat mahal. Dengan segala kelebihannya baik dalam hal biaya, kemudahan, kenyamanan dan keamanan, teknik IVM saat ini banyak mendapat perhatian dari berbagai sentra diseluruh dunia sebagai teknik bayi tabung dengan masa depan yang menjanjikan.
Diharapkan dengan bertambah baiknya berbagai aspek IVM seperti sistim kultur, teknik pengambilan sel telur yang lebih baik keberhasilan teknik IVM akan lebih memuaskan. Bagi negara-negara sedang berkembang seperti Indonesia  hal ini tentu berarti akan lebih banyak lagi pasien-pasien infertilitas yang mendapat kesempatan untuk memperoleh dan menikmati teknologi bayi tabung.
Dr. Muchsin Jaffar, Sp.PK, Family Fertility Center, Jakarta

Selasa, 10 Januari 2012

21 Embrio Menunggu Ku Di Penang

Salam kenal teman2 di bayi-tabung.com…
Saya Lina berusia 26thn, dan suami 28thn.. saya ingin berbagi sedikit tentang pengalaman bayi tabung saya…saya mengikuti program bayi tabung di penang dengan dokter NG Peng Hwa di RS Lam Wah EE…saya sudah menikah 5thn, dan belum pernah hamil.
Mulai suntikan superfact 40 tgl 16nov dan terus dilanjutkan sampai tgl 2 des, saya mendapat penambahan suntikan puregon 125. sampai tgl 7 des saat ketemu dokter,dan dokter melihat perkembangan sel telur saya yg bnyk sekali, maka dokter mengurangi dosis suntikan puregon menjadi 100….
Tgl 18 des OPU dan didapat 50 sel telur yg besar2.dan ternyata setelah pengambilan sel telur, perut saya semakin membesar dan merasa sakit dibwh perut juga sesak napas, dokter memutuskan untuk melakukan rawat inap dirumah sakit, 4 hari pertama dirumah sakit adalah saat paling menderita, tidak bisa napas,jd harus dibantu oksigen, tidak bisa makan…bener2 saat kritis…sampai akhirnya dokter mengambil tindakan u/ membolongi perut (sy gak tau istilah medisny) kiri bawah saya…saat dibolongi, cairan hangat lngs keluar dr perut, dan seketika itu juga napas saya menjadi agak lega…selama 3-4 hari perut saya dalam keadaan bolong, dan disambung selang, setiap pagi dan sore cairan dikeluarkan dr perut,total ada sekitar 10 liter cairan dalam waktu 3-4hari.. dan OHSS semakin membaik setelah 6hari mendapat perawatan,dengan bantuan albumin. Dan dokter memutuskan u/ tidak memasukan kembali embrio krn mengigat keadaan saya yg tidak memungkinkan..
Namun di sela2 OHSS yg sangat menyiksa ada kabar gembira yg dapat saya terima, saya mendapat 21 embrio yg siap tanam dan saat ini dibekukan…walau agak sedih krn tidak dpt mengikuti proses penanaman langsung, tetapi agak tenang karena mendapat bnyk sekali frozen embrio….
Saat ini saya sudah kembali ke Jakarta..menunggu 2-3x siklus mens,dan siap2 u/ penanaman embrio…sekaligus mempersiapkan diri sebaik mungkin dengan makan2an sehat, dan hidup sehat, agar saya lebih sehat u/penanaman embrio kelak..
Tips saya u/ penderita OHSS(yg kata ny hanya 1% yg kena u/ program ivy) jgn minum air putih sama sekali, minum lah jus buah, susu, soya, pkkny segala sesuatu yg membantu protein masuk ke tubuh usahakan makan ikan dan telur…krn kata dokter NG, hrs makan makanan berprotein agar dpt membantu membawa air yg ada di perut ke dalam tubuh..
untuk teman2 semua jgn pernah menyerah dan jgn pernah takut u/ melakukan program bayi tabung… tetap semangat dan optimis..karena semua akan indah pada waktu nya… Because God is Good all the time…

Jumaat, 6 Januari 2012

ISU PENGKLONAN DARI SUDUT SYARIAH

ISU PENGKLONAN DARI SUDUT SYARIAH

Latar Belakang :

Teknik pengklonan terbahagi kepada dua:

1) Pengklonan janin atau embrio (embryo cloning). Pengklonan ini telah ijalankan ke atas haiwan ternakan bagi menghasilkan ternakan yang lebih kuat bakanya. Eksperimen juga pernah dijalankan ke atas janin manusia dengan menggunakan kaedah ini, iaitu bagi membantu meningkatkan pengetahuan manusia tentang pembiakan sel kanser dan lain-lain penyakit genetic seperti Parkinson dan cystic fibrosis. Dengan itu, para saintis tidak lagi perlu bergantung kepada janin yang diambil dari klinik kesuburan untuk melakukan uji kaji. Ia juga dapat mengurangkan penggunaan janin-janin asal.

2) Pengklonan dengan menggunakan teknik pemindahan nucleus (nuclear transfer technology) Kaedah ini telah digunakan bagi mencipta seekor kambing yang dinamakan Dolly. Sebelum ini belum pernah seekor mamalia dilahirkan hasil penggunaan teknik tersebut.

Pengklonan DNA dewasa melalui teknik nuclear transfer bertujuan:

1) Pembiakan (Reproductive reason): Pengklonan jenis inilah yang dilakukan baru-baru ini sehingga melahirkan bayi Eve, dan yang diberitakan akan dilahirkan lagi di sebuah negara Eropah tidak lama lagi.

2) Perubatan (Therapeutic benefits): Menurut para saintis pengklonan jenis ini adalah berbeza daripada pengklonan untuk tujuan reproduksi. Antara faedahnya ialah :

i) Bagi memperolehi “stem cell” yang akan membantu pertumbuhan sel baru

ii) Bagi mencipta organ-organ penting

iii) Membantu mengubati pesakit-pesakit yang memerlukan pemindahan air tulang sum-sum

iv) Membantu meningkatkan pengetahuan tentang penyakit-penyakit genetik.

KEPUTUSAN PANEL KAJIAN SYARIAH ;

Panel Kajian Syariah dalam mesyuaratnya pada 1 Mac 2002 telah memutuskan bahawa:

1) Pengklonan untuk tujuan pembiakan manusia hukumnya adalah haram, kerana ianya bertentangan dengan fitrah kejadian manusia.

i) Perbuatan ini akan menjatuhkan darjat manusia sama seperti haiwan dan bertentangan dengan hikmat kejadian manusia seperti yang diterangkan Allah SWT di dalam ayat 70, surah Al-Isra’, dan ayat 12-14, surah Mu’minun, juga ayat 4, surah At-Tin.

ii) Pengklonan jenis ini juga akan memberikan implikasi yang buruk kepada individu dan masyarakat. Akibatnya, akan terhakis ikatan kekeluargaan dari segi syarak dan undang-undang. Hal ini bukan sahaja akan menafikan hak si anak, malah akan menimbulkan komplikasi, jika si ‘ayah’ atau si ‘ibu’ tidak lagi mahu bertanggungjawab terhadap hak tersebut. Kedudukan anak serta ibu tidak lagi terjamin dari segi nafkah, harta pesaka dan sebagainya setelah berlaku perpisahan atau kematian.

iii) Kebenaran menggunakan kaedah ini kepada wanita yang tidak berkahwin akan menambahkan lagi masalah ibu tunggal dan anak yang tidak mendapat kasih sayang bapa. Hal ini menjadi lebih serius dalam jangka panjang, iaitu berkemungkinan bahawa kaum lelaki tidak diperlukan lagi kerana pembiakan tidak lagi bergantung kepada sperma lelaki.

iv) Kaedah ini juga akan memusnahkan institusi keluarga, dan bertentangan dengan fitrah kejadian manusia yang telah ditetapkan oleh Allah SWT seperti yang tersebut di dalam ayat 30, surah Ar-Rum.

2) Kaedah ini juga tidak seharusnya dibenarkan kepada pasangan suami isteri kerana dari segi saintifik, status anak yang dilahirkan sebenarnya bukanlah ‘anak’ kepada pemberi nucleus tersebut. Sebaliknya anak klon yang dihasilkan adalah ‘kembar seirasnya’ yang dilahirkan pada waktu yang terlewat oleh orang yang berbeza. Hal ini akan menimbulkan implikasi terhadap status anak dari sudut syarak, seperti perwalian, nafkah, harta pusaka, penentuan aurat dan sebagainya.

3) Perbuatan mengklon janin manusia untuk tujuan kajian : Kaedah ini adalah diharuskan dengan syarat bahawa janin tersebut dimusnahkan sebelum tempoh 120 hari berdasarkan pandangan para Fuqaha’ yang mengharuskan pengguguran kandungan sebelum sempurna 120 hari.

4) Pengklonan manusia untuk diambil sum-sum tulang atau mana-mana organ pada manusia yang telah diklonkan hukumnya haram kerana pengklonan ini telah melahirkan manusia yang cukup sifatnya.

5) Pengklonan untuk tujuan perubatan seperti mencipta sel-sel tertentu bagi menggantikan organ yang rosak hukumnya adalah harus.


KEPUTUSAN MUZAKARAH JAWATANKUASA FATWA MAJLIS KEBANGSAAN BAGI HAL EHWAL UGAMA ISLAM MALAYSIA KALI KE-51 PADA 11 MAC 2002

Muzakarah yang diadakan pada 11 Mac 2002 telah mengambil perhatian tentang pandangan Panel Kajian Syariah seperti yang tersebut di atas, dan telah membuat keputusan seperti berikut:


1) Pengklonan manusia untuk apa-apa tujuan sekalipun adalah haram kerana ianya bertentangan dengan fitrah kejadian manusia yang ditentukan oleh Allah SWT;

2) Penggunaan ‘stem cell’ bagi tujuan perubatan dan kajian, yang diambil bukan dari proses pengklonan adalah diharuskan selagi ianya tidak bercanggah dengan hukum syara’.

Sumber : Bahagian Penyelidikan
Jabatan Kemajuan Islam Malaysia
alkaeda
06-07-04, 10:58 PM
Bayi Tabung Uji dan Menggugurkan Anak


Fatwa MUIS (Majlis Ugama Islam Singapura): Bayi Tabung Uji & Menggugurkan Anak


Apakah pandangan Islam tentang bayi tabung uji?

Cara-cara yang boleh tergambar dalam penyemaian benih dalam tabung uji pada masa ini ada tujuh cara:


Disemaikan antara benih si suami dengan telur yang diambil dari seorang perempuan yang bukan isteri kepada lelaki itu kemudian dimasukkan semaian itu ke dalam rahim si isteri.


Disemaikan antara benih seorang lelaki (bukan suami) dengan telur si isteri kemudian dimasukkan semaian itu ke dalam rahim si isteri.


Disemaikan benih si suami dengan telur si isteri kemudian dimasukkan semaian itu ke dalam rahim seorang perempuan lain yang bersetuju untuk mengandung (hamil) dengannya.


Disemaikan antara benih seorang lelaki (asing) dengan telur perempuan asing juga kemudian dimasukkan semaian itu ke dalam rahim si isteri.


Disemaikan benih dengan telur dari sepasang suami isteri kemudian dimasukkan ke dalam rahim isteri keduanya.


Diambil benih dari si suami dan telur si isteri dan disemai di tabung uji kemudian dimasukkan ke dalam rahim isteri.


Diambil benih si suami kemudian disuntikkan di tempat yang sesuai dalam rahim isterinya sebagai semaian dari dalam.


Cara-cara yang pertama sehingga yang kelima adalah haram
kesemuanya dan terlarang di sisi agama Islam kerana kesannya boleh merosakkan perhubungan halal serta mencampuradukkan keutuhan keturunan. Cara yang ke-6 dan yang ke-7 adalah dibolehkan. Seseorang Islam yang ingin mendapat anak boleh berusaha untuk mendapatkannya tetapi hendaklah ia pastikan dan berjaga-jaga supaya tidak melakukan sesuatu yang lain daripadanya.



Apakah pandangan Islam tentang pengguguran anak?


Para ulama bersependapat bahawa pengguguran anak selepas 4 bulan hukumnya adalah haram, bahkan ia merupakan satu perbuatan jenayah. Perbuatan ini merupakan suatu pembunuhan ke atas makhluk hidup yang telah cukup sifat dan nyata hidupnya. Oleh itu umat Islam sama sekali ditegah dari melakukannya. Kecuali pengguguran itu terpaksa dilakukan untuk menyelamatkan nyawa di ibu tersebut.


Pengguguran sebelum 4 bulan pula, para ulama tidak bersependapat. Ini disebabkan terdapat perselisihan sama ada kandungan itu telah hidup atau sebaliknya. Sebahagian besar ulama cenderung kepada menyatakan bahawa kandungan itu sudah hidup bersandarkan kepada ilmu perubatan. Berasaskan hal ini mereka menghukumkan pengguguran benih itu sebagai haram.


Memandangkan kepada kenyataan ilmu perubatan bahawa janin itu sudah hidup sejak pencantuman benih lelaki dan perempuan, maka jawatankuasa Fatwa telah memutuskan bahawa hukum pengguguran anak dalam kandungan adalah haram, tidak kira umur benih dalam

source : http://www.surau.ladang.net
fosilmitra
06-07-04, 11:11 PM
:salam:

Aikk... acik tersilap tafsir ke maksud bayi tabung uji dgn klon manusia nie?... :p. Sorry arr... Thank to alkaeda for his sources. :bunga:
spider
07-07-04, 10:25 AM
tenkiu pada alkaeda dan fosilmitra utk segala info:)
sub_zero
10-07-04, 12:37 PM
Ini ape yang aku dapat... hmmm




Bayi Tabung Uji (GIFT, IVF , ICSI)
Terdapat beberapa kaedah rawatan yang menggunakan teknklogi kesuburan, diantaranya GIFT, IVF dan ICSI.
Jika semua kaedah rawatan dan ujian telah dijalankan, tetapi masih gagal lagi untuk hamil, jalan terakhir untuk dipertimbangkan ialah melalui kaedah ‘Bayi tabung uji’.

Rawatan secara GIFT dilakukan jika kedua atau satu saluran falopian terbuka. Tetapi jika kedua2 saluran tersumbat cara yang sesuai ialah IVF. Jika benih suami sangat kurang atau tidak aktif kaedah IVF + ICSI dilakukan. Dengan adanya kemudahan pembekuan ‘embryo’ hasil rawatan IVF menjadi lebih baik kerana lebihan embryo boleh disimpan dalam freezer dan dimasukkan balik dalam rahim pada waktu tertentu kemudian.

Kaedah rawatan ‘Bayi tabung uji’ adalah mahal (harga antara RM 6,000 hingga 15,000) bagi setiap percubaan. Disamping itu ia memerlukan lawatan keklinik berulang2 kali atau setiap hari ketika dalam rawatan. Dari segi Islam, kaedah rawatan ‘Bayi tabung uji’ tidak salah asalkan benih suami isteri digunakan dan ia tidak melibatkan benih orang lain.

Asas rawatan
Pada asasnya rawatan secara ‘bayi tabung uji’ melibatkan persecantuman benih dimakmal, kemudian dimasukkan balik kedalam rahim. Dalam GIFT setelah benih lelaki dan telor isteri dicampur, ia dimasukkan balik kedalam rahim melalui muncung saluran falopian , syaratnya saluran tersebut tidak sumbat.

Cara rawatan
Rawatan bermula daripada hari kedua haid. Ada beberapa peringkat;
1.Rangsangan ovary untuk mengeluarkan seberapa banyak telor yang boleh. Ubat subur dan suntukan hormon subur diberikan setiap hari untuk selama 5 hari atau lebih. Pertumbuhan telor diawasi dengan ujian ‘vaginal ultrsound’ dan hormon dalam darah. Apabila telor2 telah matang (biasanya hari ke 12-13-14) penuaian telor dilakukan.
2.Proses penuaian telor dari kilang ovari boleh dilakukan samada melalui ‘vaginal ultrasound’ ataupun melalui pembedahan ‘laparoscopy’. Bergantung kaedah mana (GIFT atau IVF) yang akan dilakukan, bagi melakukan bayi tabung uji secara GIFT, penuaian telor secara laparoscopy adalah sesuai kerana telor dan benih suami yang telah dicantumkan dimakmal perlu dimasukkan balik ke dalam saluran falopian pada ketika itu juga. Bagi bayi tabung uji secara IVF biasanya penuaian telor dilakukan melalui saluran faraj dengan menggunakan ‘vaginal ultrasound scanning’. Walau demikian kedua-dua tatacara ini memerlukan pesakit dibius supaya ia membolehkan penuaian benih yang optima.
3.Percantuman benih dan telor dalam makmal (in vitro fertilization). Satelah telor2 dituai dan benih2 suami didapati, percantuman dilakukan dimakmal kesuburan selama antara 2-3 hari. Hasilnya ialah ‘embryo’ yang mengandungi antara 2-16 sel. Saterusnya embryo akan dipindahkan kedalam rahim.
4. Pindah embryo kedalam rahim. Dua embryo akan dipindahkan kedalam rahim setiap kali. Yang lainnya akan disimpan dalam ‘freezer’ dan boleh tahan beberapa tahun. Jika pemindahan embryo pertama gagal, ia boleh diulang pada masa lain dari embryo yang dibekukan.
5. Rawatan selepasnya. Sokongan ubat hormon secara suntikan atau lainya perlu diberikan. Pesakit perlu bayanyak berehat. Jauhkan dari persetubuhan.

Bayi Tabung Uji: Menurut Perspektif Sains dan Fiqh Islami
Oleh: Akhi Masrawi - Arkib Catatan Terbaik PUJANGGA Online - J U R N A L J A L A N H I D U P 2003
Bulan lepas (Ogos) menyaksikan purata pencarian yang menjumpai laman saya menggunakan kalimah "pengklonan" atau klon. Saya sendiri tidak pasti, mengapa begitu banyak surf yang dibuat semata-mata mencari subjek berkenaan dan siapa pencarinya.

Memang tidak dapat dinafikan bahawa saya ada menulis satu catatan tentang klon dan pengklonan pada catatan 234 bertarikh 11 Ogos selepas menghadiri pembentangan kertas kerja tersebut yang dibentangkan oleh Ustaz Sarif Yusof, khirrij (Graduan) al-Azhar Damanhur. Sekurang-kurangnya catatan tersebut telah menjadi satu modus operandi kepada para pelayar yang mahukan informasi berkaitan klon walaupun catatan itu hanya sekadar beberapa sedutan ringkas dari isi pembentangan dan kertas kerja yang dibentangkan itu. Catatan itu juga sedikit sebanyak menyebabkan peningkatan hits kemasukan pelayar ke laman PUJANGGA Online.

Semalam saya menghadiri satu lagi majlis ilmu di Bait Izzah dengan perbincangan mengenai Bayi tabung uji. Dua orang ahli panel dijemput menjayakan perbincangan tersebut. Panelis pertama, Dr Ahmad Shuib Yahaya, pelajar tahun 2 Fakulti Perubatan Universiti Ain Syam, Kaherah dan panelis kedua ialah sahabat saya sendiri, Ustaz Hairul Nizam Mat Husain, khirrij Fakulti Syariah Islamiah Universiti al-Azhar cawangan Tanta dengan taqdir Jayyid Jiddan (khabarnya akan menyambung pengajian sarjana di Universiti Al-Azhar, Kaherah dalam pengkhususan Usul Fiqh).

Saya begitu tertarik dengan kedua-dua perbahasan (sains-fiqh) yang dikupas dengan teliti oleh kedua-dua panel yang dijemput. Walaupun kehadiran pendengar agak kurang, namun tidak mematahkan semangat panelis. Panelis pertama membicarakan tentang definisi, sejarah, teknik-teknik yang dilakukan untuk operasi bayi tabung uji, pembekuan embrio, pemilihan jantina bayi, ibu tumbang, permanian beradas, peruntukan perundangan, tanggapan dan risiko yang dihadapi. Saya tertarik dengan fakta bahaya bayi tabung uji pertama telah berjaya dilahirkan pada 25 Julai 1978 dalam sejarah dunia dinamakan Louise Brown atas usaha Dr Robert Edwards. Walau bagaimanapun kejayaan tersebut hanya selepas 100 percubaan menemui kegagalan.

Sejak kecil saya berfikir (walaupun tidak serius) tentang mengapakah dinamakan bayi tabung uji? Apakah kerana bayi tidak dihamilkan didalam rahim wanita bernama ibu? Sebenarnya ramai yang keliru... meskipun dinamakan bayi tabung uji, tetapi persenyawaan dilakukan menggunakan piring. Jawapan itu sebenarnya telah saya temui semasa di sekolah menengah lagi, ketika seorang guru sains saya menceritakan tentang persenyawaan dalam subjek sains. Ketika itu peluang ke makmal sains adalah sangat terhad, namun bukanlah halangan untuk saya tidak kenal perkakasan makmal sehingga tidak dapat membezakan antara tabung uji dan piring pateri. Namun, pengistilahan bayi tabung uji sudah amat tersohor malah di dalam bahasa Arab sendiri disebut "al-atfal al-anabib" yang bermaksud bayi tabung uji. Mengapa ya?

Mendengar penjelasan teknik persenyawaan yang dilakukan untuk pengoperasian bayi tabung uji oleh Dr Syuib, menambah keyakinan saya betapa rahim ibu (wanita) adalah satu ciptaan Allah yang tidak mungkin ditiru oleh manusia. Ini kerana jika manusia mampu meniru rahim wanita, sudah tentu bayi mampu dihamilkan diluar. Akan tetapi bagaimanapun bentuk persenyawaan samaada persenyawaan luar atau dalam, masih tetap memerlukan rahim sebagai tempat penghamilan. Teknik-teknik yang dianjurkan seperti In Vitro Fertilization (IVF) atau persenyawaan luar rahim, iaitu dilakukan dengan mengeluarkan sperma dan ovum dan disenyawakan di dalam piring makmal dengan persekitaran yang sesuai menjadi embrio yang kemudiannya dipindahkan ke dalam rahim. Selain dari teknik IVF, terdapat juga teknik persenyawaan yang lain seperti Gamete Intrafallopian Transfer (GIFT) dan PGD. Namun saya tidaklah berkesempatan untuk membincangkan keseluruhan isi perbahasan menurut sains, kerana ianya melibatkan proses-proses perubatan yang agak janggal.

Kesempatan membicarakan topik bayi tabung uji ini, saya lebih merasa perlu menjelaskan perkaitan perkembangan sains dengan qarar penghukuman menurut fiqh Islami. Justeru sejauhmanapun kemajuan yang mampu dicipta oleh sains sekiranya ianya bertentangan dengan fiqh Islami ianya tetap dianggap mempunyai kelemahan dan larangan untuk diamalkan.

Menurut panelis kedua, Ustaz Hairul Nizam terdapat dua bentuk asas talqeh al-istinai'e (persenyawaan buatan) bayi tabung uji iaitu persenyawaan dalam dan luar. Pembahagian ini diperincikan kepada tujuh katogeri.

Persenyawaan dalaman

Pertama: Sperma yang diambil dari si suami dimasukkan ke dalam faraj isteri untuk bergabung dengan ovum si isteri dengan kaedah persenyawaan tabi'e (biasa). Kaedah ini dilakukan apabila suami tidak mampu memancutkan sperma yang memadai untuk disenyawakan melalui persetubuhan. Hukum bagi kaedah ini adalah harus.

Kedua: Sperma daripada lelaki asing diambil dan dimasukkan ke dalam faraj wanita yang sudah bersuami. Cara ini apabila sperma suami tidak layak untuk menghasilkan anak atau tidak mampu bergabung dengan ovum. Seolah seperti berlaku perzinaan walaupun tidak melalui persetubuhan badan. Cara ini adalah haram.

Persenyawaan luar

Ketiga: Sperma suami dan ovum isteri dikeluarkan dan disenyawakan di luar. Kemudian setelah menjadi embrio dimasukkan semula ke dalam rahim isteri dan berlaku kehamilan seperti biasa. Cara ini adalah harus.

Keempat: Persenyawaan dilakukan di luar dengan sperma diambil dari suami dan ovum daripada wanita yang bukan isterinya. Lalu setelah disenyawakan dimasukkan pula ke dalam rahim si isteri. Kaedah ini digunakan apabila si isteri tidak mempunyai ovum atau ovumnya tidak mampu disenyawakan tetapi mempunyai dinding rahim dan rahim untuk proses penempelan yang telah disenyawakan. Cara ini adalah haram.

Kelima: Sperma dan ovum diambil daripada orang asing, lalu disenyawakan dan dimasukkan ke dalam faraj seorang wanita yang telah bersuami. Kaedah ini dilakukan kerana si isteri dan suami tidak mempunyai benih yang baik untuk disenyawakan. Namun si isteri mempunyai rahim yang sesuai untuk hamil. Cara ini juga haram kerana ianya melibatkan benih asing yang tidak melibatkan nasab yang betul.

Keenam: Sperma dan ovum adalah milik sepasang suami isteri tetapi dimasukkan ke dalam faraj wanita asing yang tiada perkaitan pernikahan dengan si suami. Keadaan ini berlaku apabila si isteri tidak mampu hamil tetapi mempunyai ovum yang mampu disenyawakan. Perbincangan lanjut melibatkan hukum sewa rahim. Cara ini juga haram sebagaimana hukum sewa rahim.

Ketujuh: Cara ini sama dengan kaedah keenam, tetapi wanita yang dijadikan ibu tumpang ialah isteri lain bagi si suami yang mengamalkan poligami. Cara ini pernah diharuskan pada majmak Fiqh Islami ketujuh, tetapi pendapat tersebut telah ditarik balik setelah dibincangkan dengan lebih teliti pada majmak daurah kelapan dan berhukum dengan hukum juga haram.

Jelasnya perbahasan mengenai bayi tabung uji berkait rapat dengan perbahasan nasab di dalam Islam. Agama kita sangat menitik beratkan persoalan nasab lantaran ianya adalah merupakan lima perkara asasi dalam pertimbangan darurat, hajat dan tahsiniyat. Cuba kita sama-sama bayangkan jika kemajuan sains tidak dipandu dengan panduan fiqh Islami, pasti dunia akan celaru dan haru-biru. Sekarangpun sudah ada, terutama di barat anak-anak luar nikah yang jika ditanya mungkin tidak mengenali siapakah bapa mereka lantaran gejala sosial yang melibatkan pergaulan bebas dan perlakuan seks bebas.

Walaupun Islam membenarkan 2 kaedah yang disebutkan diatas untuk proses persenyawaan buatan (kaedah pertama dan ketiga), tetapi perlu dilihat adanya syarat-syarat dan dzowabit yang perlu dijaga dan diawasi. Menurut Dr Syuib, kaedah paling praktikal bagi persenyawaan buatan adalah dengan mendapatkan sperma yang segar yang tidak dapat tidak dikeluarkan dengan menggunakan kaedah masturbasi/ onani atau melancap (lelaki mengeluarkan mani dengan menggunakan tangannya sendiri). Jumhur ulamak menegaskan larangan terhadap perbuatan tersebut, malah ahli perubatan juga tidak menggalakkan kerana terdapat kesan sampingan. Walaupun begitu, perlulah dilihat sekiranya terdapat cara lain yang lebih bertepatan dengan Islam. Misalnya dengan menggunakan proses pembekuan sperma, pancutan sperma ke dalam kondom dengan suami mengadakan persetubuhan dengan isteri terlebih dahulu sebelum rawatan atau dengan isteri kedua jika mengamalkan poligami. Cuma perbincangan tidak menyebut apakah boleh menggunakan kaedah onani dengan tangan isteri, kerana saya pernah terjumpa dan terbaca pandangan yang mengatakan boleh onani dengan menggunakan tangan isteri.

Sebenarnya perbahasan tentang persenyawaan buatan dan bayi tabung uji sangat luas. Saya hanya mengeluarkan sebahagian perbahasan sahaja untuk dilihat sebagai suatu yang berkait rapat dengan kehidupan manusia. Tidak hairanlah jika di dalam al-Quran Allah menyuruh manusia mengkaji tentang tubuh badan mereka sendiri, kerana luasnya ilmu Allah itu tidak akan mampu ditandingi oleh manusia. Keith Moore ketika diberikan kesemua ayat-ayat Al-Quran berkaitan manusia juga mengakui masih terdapat apa yang tidak dibongkar oleh kemajuan sains. Justeru sains berlari sejajar dengan agama.

Tak mustahil jika agama diketepikan suatu hari nanti akan lahir kerosakan yang paling dahsyat. Apa tidaknya jika hari ini ada manusia yang bangga seperti Louise Brown mendakwa dirinya sebagai manusia hasil dari persenyawaan tabung uji, mungkin suatu hari nanti ada pula manusia yang berbangga sebagai bayi hasil klon.

Mungkin seorang guru masa depan akan cepat bersara lantaran dalam sebuah kelas yang diajarnya terdapat sekurang-kurang murid yang lahir tanpa bapa (anak luar nikah), murid yang lahir tanpa ibu (pasangan gay - lesbians atau homoseks yang melakukan persenyawaan buatan), murid yang lahir tanpa kenal siapa ibu bapanya (bayi tabung uji dari sperma dan ovum yang dikumpul) murid yang lahir tanpa ibu dan bapa (melalui kaedah klon - walaupun sehingga kini belum ada kejayaan) dan mungkin ketika itu 10 daripada 20 pelajar dalam sesebuah kelas adalah berwajah serupa. Mustahilkah?

9 September 2003
© AHMAD TARMIZI ISMAIL